Diskusi Sekber Indonesia – Capres Cawapres Adu Kuat Ekonomi Meroket

Dr Enny Sri Hartati, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

Disarikan pada acara Sekber seri ke 6.
Oleh Dr Muhammar Amin, Dosen pasca Sarjana Azzahra, Dewan pakar Mes Dki.

“Sang Ratu Big Data bidang ekonomi”

Doktor di Institut Pertanian Bogor, yang aktif sebagai Direktur Eksekutif Indef, menghadiri acara Sekber partai koalisi untuk pemilihan presiden ini mengawali pernyataan bahwa kehadirannya mewakili profesional ekonomi, Hak setiap orang berdiskusi tentang apapun, termasuk bidang ekonomi dan tidak memihak salah satu partai tertentu.

Pemilik panggilan akrab mba Eni, membuka diskusi sekber seri ke enam dengan tampilan Big Data Ekonomi, paparan data ekonomi yg diolah di INDEF ini, data yg menunjukan dominasi belanja pemerintah ini menyebabkan tidak tumbuhnya sektor ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yg berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat, kegiatan ekonomi rakyat dilakukan secara swadaya mengelola sumberdaya ekonomi yg dimilikinya. Dalam pelaksanaanya seperti praktek koperasi yg diamanatkan undang-undang dasar pasal 33.

Mba eni menambahkan, bahwa praktik koperasi meliputi sektor pertanian, peternakan, kerajinan, makanan, dsb. Yg ditujukan terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti urusan perut. Contoh konkretnya adalah koperasi 212 dan program Ok Oce berbasis koperasi.

Dalam diskusi ini, Hadir pula pembina Sekber partai koalisi yg diamanatkan mendampingi bapak Calon Presiden 2019 – 2024, Bapak Sandiaga Salahudin Uno. Bahwa Program Ok Oce telah melahirkan 50.000 pengusaha kecil dan menengah berbasis koperasi, kedepan, calon presiden RI 2019 – 2024 akan fokus memperbaiki ekonomi yg terpuruk ini. Pembangunan ekonomi kerakyatan akan menjadi pondasi dasar dalam setiap kebijakan nya agar Ekonomi Meroket.

Disela acara diskusi ini, ada perkenalan dari Kawan PS, prabowo dan Sandiaga Salahudin Uno , Kawan PS yg akan mendukung dan mengawal menuju Istana 2019 – 2024.

Jakarta, 15 Agustus 2018
Di warung Sekertariat Bersama Partai Koalisi untuk persiapan pemilihan Presiden 2019 – 2024.

Share