Sandi Effect; Fear & Hope

Bagai petir disiang bolong, ini bisa menjadi peribahasa yang pas bagi kekagetan kubu Jokowi setelah di pilihnya Sandiaga Uno menjadi cawapres Prabowo. Kenapa begitu, sebab tak pernah terlintas di kubu Jokowi, bahwa Sandiaga Uno bakal jadi cawapres Prabowo. Padahal kubu Jokowi terlanjur ‘mengorbankan’ Prof. Mahfud MD, dan memilih ketua MUI Kyai Ma’ruf Amin sebagai cawapres agar dapat menandingi Prabowo bila cawapresnya Ustad Abdul Somad.

Kekagetan juga terjadi pada sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama emak-emak. Tetapi kagetnya emak-emak beda banget dengan kagetnya kubu Jokowi. Bagai bumi dan langit bedanya. Jika kagetnya kubu Jokowi penuh keraguan dan kekhawatiran. Kagetnya emak-emak justru penuh keyakinan dan suka cita atas terpilihnya Sandiaga Uno sebagai wapresnya Probowo.

Tidak sampe sejam pasca deklarasi Capres-Cawapres Prabowo-Sandi, meme-meme Sandi dengan berbagai pose yang bikin gemes langsung viral di medsos. Disebar kesana-kemari oleh emak-emak. Bahkan hingga saat ini cerita tentang Sandi seolah-olah tak ada habis-habisnya dan selalu viral.

Magnet Sandi sungguh sangat mempesona. Sebagai pengusaha sukses yang memiliki aset puluhan trilyun, masih muda, ganteng, cerdas, dan sholeh pula. Sandi Uno bagaikan seorang pangeran yang baik hati, tak sombong, adil, dan bijaksana. Sosoknya mampu memikat hati masyarakat, dan jadi idola kaum hawa baik gadis maupun emak-emak.

Magnet Sandi memberikan harapan Indonesia sejahtera dapat segera terwujud. Sandi dapat menjadi solusi bangsa. Ide-ide ekonominya yang cemerlang diharapkan mampu mengatasi problem klasik masalah sosial dan SDM yang dialami oleh bangsa ini. Yakni, pengangguran, kemiskinan, dan keterbatasan daya saing dengan dunia luar.

Magnet Sandi benar-benar memberikan effek positif bagi masyarakat. Terutama emak-emak yang menerima akibat langsung atas keresahan dan kelesuan ekonomi. Akibat dari harga-harga kebutuhan pokok yang semakin mahal.

Magnet Sandi menciptakan #SandiEffect; “Fear and Hope”.

Bagi kubu Jokowi tentu saja efek “fear”; ketakutan atau kekhawatiran karena pilihan cawapresnya seolah menjilat ludah sendiri. Ulama baiknya tidak berpolitik, seperti yang selama ini mereka gembar-gemborkan. Tak hanya itu, bisa jadi kubu Jokowi akan memakai agama saat mereka kampanye nanti. Padahal selama ini mereka mengecam politisasi agama. Tentu saja hal demikian akan membuat mereka blunder sendiri.

Sementara Sandi Efek bagi masyarakat Indonesia adalah “hope”. Pesona Sandi sebagai pengusaha muda sukses telah memberikan harapan untuk perubahan Indonesia yang lebih baik. Harga-harga kebutuhan pokok yang murah. Biaya kesehatan dan pendidikan terjangkau, serta tersedia lapangan kerja.

So, #SandiEffect is real, bukan di buat-buat dengan memakai jasa stuntman. Bukan pula sekedar pencitraan semata.

#SandiEffect
#2019GantiPresiden

Sumber:  https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10215692729325281&set=a.1060083696358&type=3&theater

Share